Membuat minuman tradisional Eropa di rumah tidak selalu butuh alat khusus. Perbandingan lima minuman berikut menunjukkan mana yang paling cepat, mana yang butuh fermentasi, dan mana yang sebaiknya dipanaskan perlahan.
Ringkasan perbandingan
| Minuman | Bahan utama | Waktu | Tingkat kesulitan |
|---|---|---|---|
| Kompot | Buah segar atau kering | 30–40 menit | Mudah |
| Masala chai | Teh hitam, susu, rempah | 15 menit | Mudah |
| Kvass | Roti, air, gula | 2–3 hari | Sedang |
| Bir jahe | Jahe, gula, ragi | 1–2 hari | Sedang |
| Glühwein | Anggur, rempah, jeruk | 20 menit | Mudah |
Tabel di atas hanya gambaran kasar. Bagian berikut merinci apa yang benar-benar kamu kerjakan di dapur untuk masing-masing minuman.
1. Kompot: paling ramah pemula
Kompot adalah minuman buah rebus khas Eropa Timur yang dibuat dengan merebus buah bersama air dan sedikit gula. Kamu bisa memakai buah apa pun yang ada, dari apel, pir, plum, sampai buah kering. Rasanya ringan dan tidak terlalu manis jika gula dikurangi.
Rebus air hingga mendidih, masukkan buah yang sudah dipotong, kecilkan api, dan biarkan 15–20 menit. Matikan api, tambahkan gula sesuai selera, lalu dinginkan. Kompot bisa disimpan di kulkas sampai tiga hari. Untuk panduan langkah demi langkah yang lebih lengkap, lihat cara membuat kompot.
2. Masala chai: paling cepat
Masala chai berasal dari India, bukan Eropa, tetapi populer di banyak kedai minuman Eropa. Waktu pembuatannya paling singkat di antara lima minuman ini. Rebus air dengan jahe, kayu manis, cengkih, dan kapulaga selama 5 menit, lalu tambahkan teh hitam dan susu. Didihkan sebentar, saring, dan sajikan.
Takaran rempah menentukan hasil akhir. Terlalu banyak cengkih membuat rasa pahit dan mendominasi. Jika baru pertama kali membuat, mulai dari resep dasar dan sesuaikan jumlah rempah di percobaan berikutnya. Resep masala chai dengan takaran rempah bisa jadi titik awal.
3. Kvass: butuh kesabaran
Kvass difermentasi dari roti, biasanya roti gandum hitam, dengan tambahan gula dan air. Prosesnya memakan waktu 2–3 hari pada suhu ruang. Kamu perlu wadah kaca atau plastik food grade, bukan logam, karena logam bisa bereaksi dengan fermentasi.
Roti dipanggang kering dulu agar rasa lebih dalam, lalu direndam dalam air panas. Setelah dingin, tambahkan gula dan ragi, tutup longgar, dan biarkan. Gelembung muncul setelah sehari. Kvass siap diminum saat rasanya asam segar dan tidak terlalu manis. Simpan di kulkas untuk menghentikan fermentasi.
4. Bir jahe: fermentasi singkat
Bir jahe tradisional dibuat dari jahe parut, gula, air, dan ragi. Fermentasi berlangsung 1–2 hari, lebih singkat dari kvass. Rasa pedas jahe akan berkurang seiring fermentasi, meninggalkan sensasi hangat yang lembut.
Gunakan botol plastik bekas air mineral untuk memantau tekanan. Saat botol mengeras, masukkan ke kulkas untuk memperlambat fermentasi. Jika dibiarkan terlalu lama di suhu ruang, botol bisa meledak. Untuk langkah lengkap, baca cara membuat bir jahe tradisional.
5. Glühwein: minuman musim dingin
Glühwein adalah anggur merah yang dipanaskan dengan rempah dan irisan jeruk. Prosesnya cepat, sekitar 20 menit, dan tidak memerlukan fermentasi. Panaskan anggur dengan api kecil, tambahkan kayu manis, cengkih, dan jeruk. Jangan sampai mendidih karena alkohol akan menguap dan rasa menjadi asam.
Jika tidak ingin alkohol, gunakan jus anggur atau teh hitam sebagai pengganti. Rasa rempahnya tetap keluar. Resep glühwein untuk pemula bisa disesuaikan tingkat manisnya.
Pilih berdasarkan waktu dan alat
Jika ingin minuman hari ini juga, kompot dan masala chai adalah pilihan paling praktis. Keduanya tidak butuh fermentasi dan hanya memakai panci. Kvass dan bir jahe memerlukan wadah fermentasi dan ruang penyimpanan pada suhu stabil. Glühwein cocok untuk acara kumpul malam karena bisa dibuat dalam jumlah besar sekaligus.
Untuk minuman fermentasi seperti kvass, hindari wadah logam dan pastikan semua peralatan bersih. Alat pengering makanan atau alat asap dingin tidak diperlukan di sini, tetapi jika kamu juga mengolah daging, ada baiknya memilih alat yang tepat seperti di perbandingan alat asap dingin untuk daging dan ikan. Sementara itu, jika kamu ingin menghemat listrik saat menyimpan bahan minuman, simak cara mengurangi penggunaan pengering listrik untuk pakaian.
Untuk melihat lebih banyak pilihan minuman Eropa yang mudah dibuat, kunjungi 6 minuman tradisional Eropa yang mudah dibuat di rumah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah kvass harus menggunakan roti gandum hitam?
Roti gandum hitam memberi rasa asam yang khas, tetapi roti gandum biasa atau campuran juga bisa. Hasilnya sedikit berbeda, namun tetap bisa difermentasi.
Berapa lama bir jahe bisa disimpan di kulkas?
Setelah fermentasi dihentikan, bir jahe bisa disimpan sekitar satu minggu di kulkas. Periksa tekanan botol sebelum dibuka.
Bisakah glühwein dibuat tanpa alkohol?
Bisa. Ganti anggur dengan jus anggur merah atau teh hitam pekat, lalu tambahkan rempah dan jeruk seperti biasa.