Cara Membuat Sbiten Madu untuk Pemula, Takaran Pasti

Secangkir sbiten madu hangat dengan kayu manis dan jahe di meja kayu

Cara membuat sbiten madu untuk pemula cukup memakai madu dan rempah yang ada di dapur. Takaran madu dan suhu air menentukan hasilnya: jangan merebus madu lama dan jangan menuangnya ke air yang mendidih keras. Seluruh proses selesai sekitar 25 menit.

Bahan dan takaran sbiten untuk 4 gelas

Sbiten tradisional memakai madu sebagai pemanis utama, bukan gula pasir. Rasanya hangat dengan sedikit pedas dari jahe dan aroma kayu manis. Resep ini memakai bahan yang biasa ada di dapur Indonesia.

  • 800 ml air
  • 120 gram madu (sekitar 5 sendok makan penuh)
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 1 batang kayu manis, panjang sekitar 5 cm
  • 3 butir cengkih
  • 2 butir kapulaga, pecahkan sedikit
  • 1 lembar daun jeruk purut (opsional, pengganti daun mint kering)
  • Perasan setengah lemon kecil

Pilih madu murni yang rasanya kuat. Madu yang sudah dicampur sirup gula membuat sbiten terasa manis datar dan aromanya tipis. Kalau madu terlalu pekat, kurangi sedikit, ganti dengan gula batu saat merebus air, lalu tambahkan madu di akhir.

Langkah membuat sbiten, urut dari awal

1. Rebus air dengan rempah

Masukkan 800 ml air, jahe, kayu manis, cengkih, dan kapulaga ke panci. Nyalakan api sedang dan tunggu hingga air mendidih. Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan rempah mengeluarkan rasa selama 10 menit. Tutup panci setengah agar aroma tidak menguap semua.

2. Matikan api sebelum menambahkan madu

Angkat panci dari kompor. Tunggu sekitar 2 menit sampai suhu air turun sedikit. Masukkan 120 gram madu dan aduk hingga larut. Madu yang dimasukkan saat air mendidih keras kehilangan aroma dan rasanya berubah agak pahit.

3. Saring dan beri perasan lemon

Saring rempah dengan saringan halus ke dalam teko atau gelas tahan panas. Tambahkan perasan setengah lemon kecil, aduk sekali, lalu cicipi. Kalau terlalu manis, tambah 50 ml air panas. Kalau rasa rempahnya kurang, diamkan sbiten tertutup 5 menit lagi tanpa dipanaskan.

4. Sajikan hangat

Sbiten paling enak diminum selagi hangat, sekitar 60 derajat Celsius. Untuk menyimpannya, masukkan ke wadah tertutup dan simpan di kulkas hingga dua hari. Panaskan kembali dengan api kecil tanpa sampai mendidih.

Kesalahan yang sering terjadi saat pertama kali membuat sbiten

  • Madu direbus bersama rempah. Aroma madu hilang dan rasa jadi kurang bulat. Masukkan madu setelah api dimatikan.
  • Rempah terlalu banyak. Cengkih dan kapulaga mudah mendominasi. Ikuti jumlah butir pada resep dan cicipi sebelum menambah.
  • Air tidak disaring. Serpihan jahe dan kapulaga membuat tekstur minuman kasar. Saring dengan kain bersih kalau saringan terlalu lebar.
  • Menyimpan di suhu ruang. Sbiten tanpa pengawet cepat berbau asam. Simpan di kulkas.

Variasi rasa tanpa mengubah cara membuat

Setelah takaran dasar dikuasai, rempah bisa diubah sesuai selera. Tambahkan sejumput lada hitam untuk rasa hangat yang lebih kuat, atau ganti kayu manis dengan satu sendok teh teh hitam kering yang direbus bersama rempah. Untuk versi buah, tambahkan 100 ml jus apel tanpa gula setelah madu larut; rasanya lebih segar dan cocok diminum sore hari.

Untuk membandingkan sbiten dengan minuman Eropa lain yang juga memakai madu atau buah, lihat 6 minuman tradisional Eropa yang mudah dibuat di rumah sebagai acuan memilih menu berikutnya. Kompot bisa jadi pilihan yang lebih ringan; resepnya ada di cara membuat kompot.

Alat dapur yang membantu

Panci kecil dengan tutup, saringan halus, dan gelas tahan panas sudah cukup. Kalau sering menyiapkan minuman hangat dalam jumlah besar untuk keluarga, teko tahan panas membuat suhu sbiten bertahan lebih lama. Prinsip memilih alat sesuai kapasitas juga berlaku saat memilih alat asap dingin untuk daging dan ikan agar hasilnya konsisten dan tidak boros energi.

Sbiten cocok disajikan bersama camilan kering atau roti panggang. Untuk menghemat waktu, siapkan rempah dalam satu wadah kecil sejak malam sebelumnya, lalu tinggal merebus keesokan hari.

Ringkasan

Sbiten dibuat dengan merebus air dan rempah, mematikan api, lalu melarutkan madu setelah suhu turun. Takaran 800 ml air dengan 120 gram madu menghasilkan rasa manis yang masih seimbang. Saring sebelum disajikan, beri perasan lemon, dan simpan sisanya di kulkas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah sbiten harus memakai madu asli?

Sebaiknya ya. Madu asli memberi aroma dan rasa yang tidak bisa digantikan sirup gula. Kalau madu sulit didapat, gunakan gula batu saat perebusan rempah, lalu tambahkan sedikit madu di akhir untuk aroma.

Berapa lama sbiten bisa disimpan?

Di kulkas, sbiten bertahan sekitar dua hari dalam wadah tertutup. Tanpa pengawet, minuman ini cepat berubah rasa, jadi sebaiknya dibuat dalam jumlah yang habis dalam satu atau dua hari.

Bisakah sbiten dibuat tanpa jahe?

Bisa. Jahe memberi rasa hangat, tetapi kamu dapat menggantinya dengan sejumput lada hitam atau tambahan sepotong kulit jeruk. Rasanya akan berbeda, namun cara membuatnya tetap sama.