Sbiten dibuat dengan merebus madu bersama rempah seperti kayu manis, cengkih, dan jahe, lalu menyaringnya sebelum disajikan hangat. Prosesnya sekitar 20 menit dan tidak butuh peralatan khusus selain panci. Berikut langkah cara membuat sbiten rempah dengan takaran yang bisa langsung diikuti.
Bahan dan Takaran untuk 4 Gelas
Sbiten tradisional memakai madu sebagai sumber rasa manis utama. Pilih madu cair yang rasanya tidak terlalu tajam, misalnya madu bunga multiflora, karena rempah akan mendominasi rasa akhir.
- 1 liter air
- 150 gram madu cair (sekitar 7 sendok makan)
- 1 batang kayu manis, panjang sekitar 5 cm
- 4 butir cengkih
- 3 cm jahe segar, geprek
- 2 butir kapulaga, memarkan
- 1 lembar daun salam kering (opsional, memberi aroma herbal)
- 1 iris jeruk lemon untuk penyajian
Kalau madu habis, gula aren bisa menjadi pengganti dengan takaran 100 gram. Rasanya bergeser ke arah karamel, tapi tetap enak diminum hangat.
Langkah 1: Rebus Air dan Rempah Keras
Masukkan air, kayu manis, cengkih, jahe, dan kapulaga ke dalam panci. Nyalakan api sedang dan tunggu sampai air mendidih.
Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan rempah mengeluarkan aromanya selama 7 sampai 10 menit. Tutup panci sebagian supaya air tidak menguap terlalu banyak. Di tahap ini aroma kayu manis mulai kuat, tanda rempah sudah cukup diekstrak.
Langkah 2: Matikan Api Sebelum Menambahkan Madu
Angkat panci dari kompor, lalu tunggu sekitar dua menit sampai gelembung mendidih hilang. Masukkan madu setelahnya dan aduk sampai larut.
Sebaiknya madu tidak direbus bersama rempah. Panas berlebih mengubah rasa manisnya jadi sedikit pahit dan mengurangi aroma bunganya. Kalau kamu memakai gula aren, gula boleh dimasukkan lebih awal bersama rempah karena tidak mengalami masalah yang sama.
Langkah 3: Saring dan Koreksi Rasa
Saring minuman dengan saringan halus ke dalam teko atau jug. Buang ampas rempah karena rasanya sudah habis terambil.
Cicipi satu sendok. Kalau terasa terlalu pekat, tambahkan air panas sekitar 100 ml. Kalau kurang manis, larutkan satu sendok makan madu lagi. Sbiten yang baik punya rasa manis yang datang belakangan, tidak langsung menusuk di awal.
Rasa sbiten berubah setelah didiamkan. Sebelum disajikan, cicipi lagi dan sesuaikan takaran madu sesuai selera.
Langkah 4: Sajikan Hangat dengan Potongan Lemon
Tuang sbiten ke gelas tahan panas dan tambahkan satu iris lemon di tiap gelas. Lemon memberi aroma segar yang memotong rasa manis madu.
Kalau ingin versi lebih ringan untuk sore hari, gunakan cangkir kecil dan nikmati bersama camilan kering seperti biskuit gandum. Untuk acara kumpul atau makan malam, kamu bisa melihat perbandingan minuman pendamping BBQ dari segi rasa dan kecocokan agar kombinasi minuman dan hidangan tidak bertabrakan.
Variasi Rasa yang Bisa Dicoba
Sbiten jeruk dan kulit lemon
Tambahkan tiga potong kulit lemon (bagian kuningnya saja) saat merebus rempah. Kulit lemon memberi rasa pahit tipis yang membuat minuman terasa lebih dewasa.
Sbiten pedas untuk cuaca dingin
Naikkan jahe menjadi 5 cm dan tambahkan sejumput lada hitam bubuk di akhir. Panas dari jahe dan lada terasa di tenggorokan dan bertahan beberapa saat setelah tegukan terakhir.
Sbiten tanpa madu untuk pembatasan gula
Ganti madu dengan 5 sendok makan gula kelapa dan tambahkan satu batang serai. Rasa manisnya lebih rendah, tapi aroma serai menutupi kekurangan volume rasa.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Merebus madu terlalu lama. Masukkan madu setelah api dimatikan, bukan saat air masih mendidih.
- Rempah terlalu banyak. Cengkih berlebihan membuat minuman terasa seperti obat. Cukup empat butir untuk satu liter air.
- Menyaring dengan saringan terlalu kasar. Potongan jahe dan kapulaga bisa lolos dan mengganggu saat diminum. Pakai saringan kawat halus atau kain bersih.
- Menyimpan terlalu lama. Sbiten paling enak diminum di hari yang sama. Kalau disimpan di kulkas, panaskan kembali dengan api kecil dan jangan sampai mendidih.
Menyimpan dan Menghangatkan Ulang
Sbiten sisa bisa disimpan di kulkas dalam wadah tertutup sampai dua hari. Saat menghangatkan, tuang ke panci dan nyalakan api kecil. Aduk sesekali dan angkat sebelum mendidih agar aroma rempah tidak hilang.
Kalau ingin mencoba minuman Eropa lain dengan cara serupa, panduan membuat kissel beri memakai teknik merebus buah yang tidak jauh berbeda. Untuk pilihan lebih ringan dan cepat, lihat juga lima minuman Eropa dari bahan dapur yang bisa dibuat tanpa belanja khusus.
Setelah sbiten selesai, biarkan panci dan gelas dingin sebentar sebelum dicuci. Kalau dapurmu cepat panas saat memasak air dalam waktu lama, pertimbangkan memilih pengatur suhu ruangan yang hemat energi supaya ruangan tetap nyaman selama proses memasak.
Ringkasan
Sbiten dibuat dengan merebus rempah keras lebih dulu, mematikan api, lalu melarutkan madu. Saring, koreksi rasa, dan sajikan hangat dengan irisan lemon. Dengan takaran di atas, kamu mendapat empat gelas minuman rempah yang bisa disesuaikan tingkat manis dan pedasnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah sbiten harus memakai madu asli?
Tidak wajib. Madu memberi aroma khas, tapi gula aren atau gula kelapa bisa dipakai sebagai pengganti. Rasanya lebih ke arah karamel dan sedikit kurang floral.
Berapa lama sbiten bisa disimpan?
Di kulkas, sbiten bertahan sekitar dua hari dalam wadah tertutup. Setelah itu aroma rempah mulai turun dan rasa manisnya berubah. Panaskan ulang dengan api kecil sebelum diminum.
Bisakah sbiten disajikan dingin?
Bisa. Setelah disaring, dinginkan sbiten di kulkas selama beberapa jam, lalu sajikan dengan es batu dan irisan lemon. Rasanya lebih ringan dan cocok untuk siang hari yang panas.