Ingin mencoba minuman tradisional Eropa tanpa belanja bahan khusus? Lima resep berikut memakai bahan yang hampir selalu ada di dapur Indonesia. Setiap langkah ditulis berurutan supaya kamu bisa langsung praktik.
1. Cokelat Panas Klasik ala Eropa
Cokelat panas kental adalah minuman musim dingin yang populer di Belgia dan Swiss. Kuncinya adalah melelehkan cokelat batang, bukan memakai bubuk kakao, agar teksturnya creamy.
Bahan (2 porsi)
- 200 ml susu cair full cream
- 50 gram cokelat hitam tanpa pemanis, cincang
- 1 sdt gula pasir (sesuaikan selera)
- Sejumput garam
- Kayu manis bubuk untuk taburan (opsional)
Langkah
- Panaskan susu dengan api kecil hingga muncul uap. Jangan sampai mendidih.
- Masukkan cokelat cincang, aduk terus sampai larut.
- Tambahkan gula dan garam, aduk rata. Cicipi, tambah gula jika perlu.
- Tuang ke cangkir, taburi kayu manis. Sajikan segera.
Untuk variasi, kamu bisa menambahkan seperempat sendok teh vanili bubuk. Jika ingin lebih ringan, ganti susu full cream dengan susu rendah lemak, tapi teksturnya akan kurang pekat.
2. Susu Madu Rempah (Honey Milk)
Minuman ini sering muncul di negara Nordik sebagai penghangat sebelum tidur. Madu dan rempah memberi rasa hangat tanpa perlu alkohol.
Bahan (2 porsi)
- 250 ml susu cair
- 2 sdm madu
- 1 batang kayu manis
- 2 butir cengkih
- Seiris jahe segar, geprek
Langkah
- Masukkan susu, kayu manis, cengkih, dan jahe ke panci kecil.
- Panaskan dengan api kecil selama 5 menit. Aduk sesekali agar susu tidak pecah.
- Angkat dan saring rempahnya.
- Tambahkan madu saat susu sudah tidak terlalu panas, aduk rata.
Madu sebaiknya tidak dipanaskan bersama susu karena rasa dan nutrisinya bisa berubah. Tuang ke cangkir dan nikmati hangat.
3. Teh Hitam Lemon ala Rusia
Orang Rusia biasa menikmati teh hitam pekat yang diseduh di samovar, lalu ditambah lemon. Versi rumahan ini mudah dibuat dengan teko biasa.
Bahan (2 porsi)
- 2 kantong teh hitam atau 2 sdt teh hitam loose
- 300 ml air panas
- 1 buah lemon, peras airnya
- Gula batu atau madu secukupnya
Langkah
- Seduh teh dengan air panas selama 3-4 menit.
- Saring atau angkat kantong teh.
- Tambahkan air perasan lemon dan gula. Aduk hingga larut.
- Sajikan hangat atau dinginkan dulu untuk versi es.
Jika ingin rasa lebih segar, tambahkan irisan lemon tanpa diperas. Teh hitamnya bisa diganti teh earl grey untuk aroma bergamot yang lebih kuat.
4. Jus Apel Hangat Berempah
Di Jerman dan Austria, minuman apel hangat sering dijual di pasar musim dingin. Kamu bisa membuatnya dari jus apel kemasan tanpa tambahan gula.
Bahan (2 porsi)
- 300 ml jus apel tanpa gula
- 1 batang kayu manis
- 2 butir cengkih
- Seiris jeruk nipis (opsional)
Langkah
- Panaskan jus apel bersama kayu manis dan cengkih dengan api kecil.
- Biarkan selama 5 menit agar rempah meresap. Jangan sampai mendidih.
- Saring rempahnya, tambahkan perasan jeruk nipis jika suka.
- Tuang ke gelas tahan panas dan sajikan.
Hindari memakai jus apel yang sudah manis karena hasilnya akan terlalu lengket di tenggorokan. Kalau ingin lebih pekat, gunakan jus apel murni tanpa campuran air.
5. Wedang Jahe Madu Sederhana
Wedang jahe gaya Eropa ini memakai madu dan lemon, mirip dengan minuman yang biasa disajikan saat cuaca dingin. Bahan dan caranya sangat mudah.
Bahan (2 porsi)
- 400 ml air
- 3 cm jahe, iris tipis
- 2 sdm madu
- 1 sdm air perasan lemon
Langkah
- Rebus air bersama irisan jahe hingga mendidih.
- Kecilkan api, biarkan selama 5 menit agar rasa jahe keluar.
- Angkat, saring, lalu tuang ke cangkir.
- Tambahkan madu dan air lemon setelah wedang sedikit mendingin. Aduk rata.
Kalau suka pedas, tambah irisan jahe lebih banyak. Untuk variasi, masukkan sebatang serai atau sejumput lada hitam saat merebus.
Kelima minuman di atas bisa kamu sesuaikan takarannya sesuai selera. Jika ingin membandingkan minuman Eropa lain yang lebih mudah, lihat perbandingan 4 minuman Eropa untuk pemula. Untuk pilihan yang cocok saat hujan, ada juga perbandingan 3 minuman Eropa untuk musim hujan. Sedang mencari tempat makan untuk menemani minuman hangat? Cek perbandingan tempat makan BBQ enak yang bisa jadi inspirasi. Sementara itu, jika kamu sedang mempertimbangkan peralatan rumah tangga, ada panduan memilih mesin cuci hemat energi untuk pemula.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah bisa memakai susu nabati?
Bisa. Susu almond, oat, atau kedelai bisa menggantikan susu sapi. Perhatikan bahwa susu nabati lebih mudah pecah saat dipanaskan, jadi gunakan api kecil dan aduk terus.
Berapa lama minuman ini bisa disimpan?
Sebagian besar minuman di atas sebaiknya diminum langsung setelah dibuat. Jika ingin menyimpan, simpan di kulkas dalam wadah tertutup maksimal 1 hari, lalu panaskan kembali dengan api kecil.
Bisakah mengurangi gula atau madu?
Tentu. Takaran gula dan madu bisa dikurangi atau dihilangkan sama sekali. Rasa rempah dan bahan utama tetap akan terasa.